BimTek TTG Budidaya Kedelai Lokal Produktivitas Unggulan

Pada hari Rabu, 22 September 2021, P3T LPPM Universitas Jenderal Soedirman telah melaksanakan acara Bimbingan Teknis Teknologi Tepat Guna, atau biasa disebut BimTek TTG, yang mengangkat judul Budidaya Kedelai Spesifik Agroekosistem dengan Produktivitas Tinggi dan Mutu Unggul.

Seperti kita ketahui, kedelai merupakan komoditas pangan dengan kandungan protein nabati yang cukup tinggi dan telah digunakan sebagai bahan baku produksi olahan yang kita konsumsi sehari-hari, seperti susu kedelai, tempe, tahu, kecap, dan lain-lain. Peningkatan jumlah penduduk dan kesadaran akan pentingnya hidup sehat berdampak pada peningkatan kebutuhan kedelai dari tahun ke tahun. Di Indonesia sendiri, kedelai merupakan komoditas pangan terpenting setelah padi dan jagung.

Nah, Banyumas dan sekitarnya merupakan sentra penghasil tahu dan tempe, dua makanan yang berbahan baku kedelai. Namun, semua bahan bakunya masih impor. Banyak kendala yang menyebabkan para petani dan pengrajin UMKM tidak menggunakan kedelai lokal. Dua faktor utamanya yakni karena terbatasnya kontinuitas ketersediaan bahan serta dari segi harga.

Melalui BimTek TTG ini, P3T LPPM UNSOED berharap dapat meningkatkan teknologi budidaya kedelai lokal yang sekarang diterapkan supaya menjadi lebih baik dan dapat dimanfaatkan oleh para pengrajin UMKM.

BimTek TTG ini diisi oleh dua narasumber, yakni:

  1. Narasumber 1
    Dr. Khavid Faozi, S.P., M.P.
    Topik : Teknologi Produksi Kedelai Spesifik Agroekosistem
  2. Narasumber 2
    Prof. Dr. Ir. Ali Zum Mashar
    Topik : Teknologi Mikroba Google untuk Budidaya Kedelai Produktivitas Tinggi

Untuk selengkapnya, BimTek TTG dapat disimak melalui link berikut:
https://www.youtube.com/watch?v=W_NXja_ZPJ0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *